Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pulau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2017

Panduan Referensi Ke Puncak Pulau Mandeh Tempat Wisata Padang Sumatera Barat

Pulau Mandeh menjadi salah satu bukti bahwasanya kota Padang masih menyimpang banyak pesona bagi para pelancongnya. Seakan belum ada habisnya tempat wisata di Padang menyuguhkan potensi wisata yang mengagumkan. Pulau Mandeh memiliki panorama alam yang tak perlu diragukan lagi, terdiri dari laut, teluk, hutan mangrove, pantai hingga gugusan kepulauan. Sehingga membuat Pulau Mandeh cukup populer menjadi salah satu destinasi wisata terfavorit.

Wisata Pulau Mandeh menawarkan pengalaman berlibur yang takkan terlupakan. Memiliki bentang alam mempesona dan suasana pulau yang begitu tenang, sangat cocok bagi kamu yang ingin mencari tempat pelarian untuk menghilangkan penat dari segala rutinitas sehari-hari. Dengan suasana pantai yang begitu asri dan alami menjadikan pulau ini sangat cocok untuk merefresh pikiran agar kembali bersemangat. Setiap tahunnya prosentase wisatawan yang datang mengunjungi Pulau Mandeh selalu meningkat, terlebih bila waktu libur datang. Tercatat tak hanya masyarakat kota Padang saja, namun banyak pula wisatawan dari luar Pulau Sumatera seperti Jakarta dan sekitarnya. Tak salah memang jika menjadikan Pulau Mandeh sebagai salah satu destinasi tempat wisata di Sumatera Barat yang wajib untuk dikunjungi.

Jika beberapa waktu lalu saya telah mengulas perihal Pulau Cubadak, maka kali ini masih mencoba mengangkat potensi wisata lainnya yang berada di Ranah Minang. Pulau Mandeh memiliki jarak sekitar 56 Km dari pusat kota Padang, menjadikaannya cukup mudah diakses bagi para wisatawan. Bagi kamu yang ingin mengunjungi pulau cantik ini, ada baiknya membaca panduannya terlebih dahulu artikel kali ini.

Dalam kesempatan kali ini saya akan memaparkan secara detail perihal panduan referensi ke Puncak Pulau Mandeh tempat wisata Padang Sumatera Barat. Semoga informasinya dapat membantu dan berguna bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya dimanapun anda berada.

pulau mandeh2
view kawasan Mandeh dari atas Puncak Mandeh

Lokasi Pulau Mandeh terletak tak jauh dari Pulau Cubadak atau tepatnya di Kecamatan koto XI, Tarusan, Pesisir Selatan. Pada kawasan Mandeh memiliki luas sekitar 8000 hektare, meliputi 7 perkampungan yang terdapat di 3 gugusan pulau-pulau kecil nan indah seperti Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Pulau Setan Kecil. Tau kah kamu, mengapa dinamakan Pulau Mandeh? ya, sebenarnya nama "Mandeh" diambil dari sebuah nama perkampungan yang berada dikawasan ini. Dimana Kampung Mandeh terletak di tengah Teluk Carocok Tarusan, dikarenakan berada di tengah sebuah teluk secara otomatis membuatnya terlindung dari arus gembong dan kencangnya angin dari Samudera Hindia. Pada Teluk Carocok terdapat juga beberapa gugusan pulau sekitar seperti Pulau Sinjorong Besar dan Kecil, Pulau Sirandah, Pulau Cingkuak dan masih banyak lagi. Kemudian dibagian utara Pulau Mandeh terdapat pula beberapa nama pulau yang cukup populer seperti contohnya Pulau Bintangor, Pulau Marak, Pulau Ular, Pulau Pagang, Pulau Pamutusan, Pulau Pasumpahan, Pulau Sikuai serta masih banyak lagi pulau-pulau kecil lainnya. Terhamparan gugusan pulau-pulau yang berada di kawasan Pulau Mandeh, membuat kawasan ini disebut pula dengan "Raja Ampat Sumatera Barat". 

Mengingat banyaknya gugusan pulau sekitar yang rasanya tak mungkin untuk mengunjungi kesemua pulau-pulau tersebut. Dimana mungkin membutuhkan waktu sekurang-kurangnya yakni satu minggu. Namun bagi kamu yang tak mempunyai waktu liburan yang panjang, ada cara yang tepat untuk menikmati semua panorama alam yang indah dari gugusan pulau-pulau tersebut, yakni dengan cara mendaki ke bukit Pulau Mandeh. Dimana dari atas Puncak Mandeh Tarusan kamu dapat melihat view dari pulau-pulau sekitar. Birunya laut dan pulau-pulau hijau terasa begitu menyejukkan mata dan juga hati, ditambah semilir angin laut yang kian membuat terbius akan suasana syahdu kala berada di Puncak Mandeh. Terlebih bilamana saat moment sunset datang, saya rasa sangat tepat bilamana diabadikan dalam bentuk foto, pastinya akan indah.

Bagi kamu yang hobi dengan snorkeling ataupun diving, maka dengan mengunjungi Pulau Mandeh itu merupakan keputusan yang tepat. Pasalnya Pulau Mandeh akan dicanangkan sebagai Kawasan Taman Nasional Laut Mandeh. Secara otomatis tak perlu khawatir dengan keadaan ekosistem bawah lautnya, pasalnya dalam kawasan terumbu karang sekitar 70,32 Hektare tersimpan beragam terumbu karang dan biota laut yang melimpah. Sehingga kamu pun dapat puas bersnorkeling ria di sekitar perairan dari gugusan pulau-pulau disekitar. Selain itu, bagi kamu yang gemar akan diving, tak perlu ragu, dimana terdapat beberapa spot diving terbaik tersebar dalam perairannya, seperti contohnya Spot Diving Kapal Karam atau Shipwreck terbaik di Indonesia pada kedalaman 20-25 meter dibawah permukaan laut. Dimana menurut sejarah, kapal karam tersebut adalah salah satu kapal kargo milik Belanda yang bernama MV Boelongan, yang di bom oleh tentara Jepang pada tahun 1942. Menariknya spot diving ini telah difilmkan oleh Dinas Kelautan guna mempromosikan potensi alam bawah laut Pulau Mandeh.

Melihat segala potensi alam yang berada di Pulau Mandeh, membuat Pemprov dan Dinas Pariwisata setempat bertekad untuk dapat mempromosikan Pulau Mandeh baik secara domestik hingga mancanegara. Sehingga kelak akan terciptanya sebuah kawasan wisata yang bertaraf internasional, namun bukan halnya semudah membalikkan tangan, demi mewujudkan mimpi tersebut dibutuhkan usaha yang maksimal, perbaikan disegala sektor dirasakan menjadi titik awal yang sangat penting. Bahkan sebagai cerminan keseriusan Pemerintah untuk memajukan Pariwisata Pulau mandeh, Presiden Joko Widodo pernah melakukan peninjauan langsung dan melalui Menteri Pariwisata yang menjabat kala 2015 silam lalu menuturkan, perihal jarak kawasan wisata Pulau Mandeh dengan pusat kota Padang sekitar 56 Km yang ditempuh dengan lama perjalanan sekitar 2-3 jam, dimana nantinya Pemerintah menargetkan selama 3 tahun lagi (terhitung sejak 2015) akan selesai sebuah jalan lingkar yang menghubungkan Mandeh dengan  Padang, bilamana jalan tersebut telah selesai maka akan dapat memangkas lama perjalanan menjadi sekitar 45 menit saja. Ya, demi kebaikan bersama mari kita harapkan agar semua itu cepat terealisasikan dan bukan hanya menjadi sebuah wacana belaka.

Perihal bermalam atau menginap di Pulau Mandeh, tak perlu khawatir dimana sudah tersedia berbagai type hotel hingga homestay yang dapat kamu gunakan. Ingin mencoba sensai yang berbeda kamu dapat mencoba berkemah di Pulau Setan, pastinya akan membuat pengalaman tersendiri kala berlibur di kawasan wisata Mandeh. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Pulau Mandeh, dari domisili kamu saat ini kamu dapat menuju kota Padang terlebih dahulu. Bilamana kamu berada di luar Pulau Sumatera, kamu dapat terbang menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Kemudian kamu dapat mengikuti beberapa opsi rute jalan ke Pulau Mandeh sebagai berikut, 

*Jalur Darat
  • Pertama kamu dapat menggunakan jalur darat dengan menyewa mobil disekitar Bandara dengan biaya yang bervariatif, biasanya mereka menawarkan sekitar Rp. 500.000/hari (include supir, belum bensin). Kemudian kamu dapat langsung menuju Kawasan Mandeh dengan mengikuti petunjuk jalan yang sudah banyak tersedia.
  • Kemudian bila kamu ingin backpacker, dari Bandara kamu dapat menggunakan Damri atau Bis antar kota untuk menuju kota Padang. Pasalnya Bandara terletak di Pariaman, sehingga kamu membutuhkan transportasi lagi untuk menuju Padang, tepatnya kearah Pasar Raya Padang. Bagi kamu yang menggunakan Damri atau bis biasanya akan dikenakan tarif sekitar Rp. 25.000/orang. 
  • Setibanya di Pasar Raya Padang, kamu kembali melanjutkan perjalanan menuju Pasar Tarusan. Bagi kamu yang backpacker kamu diharuskan mengganti kendaraan dengan mobil travel menuju Pasar Tarusan dengan biaya sekitar Rp. 20.000/orang. 
  • Setelah itu kamu dapat menggunakan tiga opsi jalan, pertama kamu dapat mengarahkan kendaraan menuju Pelabuhan Carocok, bagi kamu yang backpacker kamu dapat menggunakan becak motor (bentor) dengan biaya sekitar Rp. 5000/orang. Sesampainya di Pelabuhan Carocok, bagi kmau yang ingin menyebrang ke pulau, dapat menyewa speedboat ataupun perahu tradisional. Untuk opsi kedua, kamu dapa menggunakan jalur Bungus-Sungai Pinang-Sungai Nyalo. Kemudian yang ketiga, kamu dapat melewati Carocok lalu menyusuri pantai dan perbukitan sepanjang 12.5 meter.
*Jalur Laut
  • Untuk jalur laut, dari Bandara kamu dapat langsung menuju Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Teluk Bungus atau Pelabuhan Muaro Padang. Dari ketiga opsi pelabuhan tersebut, kamu dapat menyewa speedboat dengan biaya yang bervariatif sesuai dengan keadaan kapal yang akan digunakan.
  • Bila kamu menyebrang via Pelabuhan Teluk Bayur bisa menggunakan speedboat. Kemudian bila dari Pelabuhan Muaro Padang bisa menggunakan kapal wisata Bintang Mandeh dengan biaya sekitar Rp. 300.000.
Untuk akomodasi yang dapat digunakan selama berada di kawasan Pulau Mandeh, rasanya tak perlu bingung. Dimana banyak terdapat dermaga sederhana yang dibuat oleh para masyarakat sekitar dan mereka pun sering kali menawarkan pada setiap wisatawan untuk menggunakan perahu miliknya untuk mengantarkan kamu berkeliling. Perihal biayanya dapat disesuaikan dengan kondisi kapal dan durasi menyewa kapal tersebut. Secara umum biasanya untuk menyewa kamu dapat memilih ingin satu kali jalan atau smenyewa selama satu hari penuh dengan harga yang dipatok berkisar antara Rp. 500.000-Rp. 600.000/hari. Kemudian tak sedikit pula para masyarakat sekitar yang sediakan banyak pilihan paket wisata Pulau Mandeh dengan harga murah yang dapat kamu gunakan. Ada baiknya memang bilamana kamu tak ingin repot, kamu dapat menggunakan jasa mereka.

Mengingat begitu tingginya animo para wisatawan yang datang ingin berlilbur di Pulau Mandeh, membuat dewasa ini, selain dari para warga sekitar telah banyak pula para agent travel yang memberikan pilihan paket liburan di Pulau Mandeh. Mulai dari paket One Day Trip maupun hingga  wisata sailling yakni mengunjungi beberapa pulau dan bermalam di atas perahu. Semua itu dapat disesuaikan dengan ingin seperti apa liburan kamu kali ini. Melihat segala keindahan yang tercermin dalam alam Ranah Minang melalui Kepulauan Mandeh, rasanya kita harus berbangga hati dan ikut menjaga serta melestarikan alamnya. Semakin merawat, semakin bermanfaat.

*Tips
  • Sebelum menyewa mobil, kamu diharuskan keluar terlebih dahulu dari kawasan Bandara, karena bilamana menyewa dalam kawasan Bandara, pasalnya kamu akan menggunakan taksi plat hitam dan otomatis biayanya akan berbeda (tergantung kesepakatan).
  • Gunakan smartphone sebagai panduan pegangan dalam perjalanan menuju kawasan Pulau Mandeh.
  • Bila kamu ingin menyewa perahu di kawasan Pulau Mandeh, dapat disesuaikan dengan jam kedatangan kamu. Contoh bila kamu datang disiang hari, kamu dapat menawar harga sewa perahu dengan lebih murah pasalnya waktu yang digunakan menjadi singkat.
  • Usahakan datang dalam jumlah rombongan, namun bilamana kamu datang dalam jumlah sedikit, kamu dapat bergabung dengan pengunjung lainnya agar dapat berbagi besarnya biaya menyewa kapal. Dimana untuk kapal wisata yang digunakan di Pulau Mandeh umumnya dapat digunakan hingga kapasitas 20 orang.
Berdiri di atas Puncak Mandeh mengamati panorama alam sekitar yang mengagumkan, seakan membuat bibir ini terkunci dan hati bergetar melihat kebesaran dari Tuhan Maha Pencipta. Cukup aneh memang melihat begitu banyak orang yang tak sadar kan hal tersebut, meskipun memiliki mata yang melihat. Kemudian bila berbicara tentang kehidupan yang terkadang dirasakan berat sungguh menyiksa hati. Mengutip perkataan dari seorang pahlawan wanita R.A. Kartini "Tiada awan dilangit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahirlah pagi yang membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa dengan alam". Dari perkataan beliau dapat dipetik sebuah hikmah, namun tak akan saya mengatakannya, tentulah kamu mengerti bukan akan maknanya? sekarang cobalah katakan dalam hati, agar kelak terus teringat.

Kamu dapat membaca pula tentang Pulau Nihiwatu Sumba Barat dan Pulau Banyak Aceh



Demikianlah ulasan saya kali ini perihal panduan referensi ke Puncak Pulau Mandeh tempat wisata Padang Sumatera Barat. Semoga segala informasinya dapat diterima dan dijadikan sebagai sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.

Kamis, 05 Januari 2017

Liputan Terfavorit Wisata Pulau Gili Labak Tempat Wisata Di Madura

Gili Labak merupakan sebuah pulau mungil yang memiliki berjuta keindahan yang mampu membuat banyak wisatawan terpesona olehnya. Terdiri dari pantai yang bersih dan memiliki pasir putih nan lembut serta biru jernih air lautnya membuat siapapun senang berlama-lama di Pulau Gili Labak. Kehidupan bawah lautnya tak perlu dipertanyakan lagi, terdapat beragam ekosistem yang masih terjaga dengan baik sehingga terdapat banyak spot untuk snorkeling ataupun diving.

Nama wisata Gili Labak memang cukup populer yang telah dikenal akan keindahannya. Terlebih bagi mereka yang gemar akan kegiatan di Pantai, dengan tingginya minat para wisatawan untuk dapat berlibur di tempat wisata Madura ini, membuka banyak kesempatan bagi para pengusaha travel untuk menyediakan banyak pilihan paket wisata ke Madura dengan harga yang bervariatif dan juga kompetitif. 

Gili Labak terletak di Sumenep, Madura. Pulau Madura memang memiliki iklim yang cukup panas namun dibalik itu semua, ternyata menyimpan banyak potensi alam yang mempesona. Dalam beberapa kesempatan yang lalu, saya telah mengulas secara detail tentang Pantai Slopeng, maka kali ini tibalah giliran Pantai Gili Labak yang menjadi sorotan. Bagi kamu yang ingin tau lebih mendalam tentang pulau ini, kamu dapat simak informasinya secara detail dalam konten artikel dibawah ini.

Pada siang hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal liputan terfavorit wisata Pulau Gili Labak tempat wisata di Madura. Semoga informasinya dapat dijadikan sumber referensi bagi kamu ataupun para pembaca budimana dimanapun anda berada.

welcome to gili labak
welcome to Gili Labak
Untuk menuju lokasi Gili Labak, dari domisili kamu saat ini diharuskan terlebih dahulu datang menuju Madura. Bila kamu berada disekitar kota Surabaya, kamu dapat menggunakan jasa bis antar kota yang banyak tersedia di Terminal Bungurasih, seperti Bus AKAS dan Patas dengan biaya sekitar Rp. 70.000/orang. Sebagai opsi lain, kamu dapat pula menyewa kendaraan mobil, kemudian menyebrang melalui Jembatan Suramadu. Setibanya di Madura, kamu dapat langsung mengarahkan kendaraan menuju Sumenep, untuk bis antar kota sudah banyak tersedia jalur trayek Surabaya-Sumenep. Setelah tiba di Sumenep, untuk menyebrang ke Gili Labak kamu dapat menggunakan beberapa opsi penyebrangan sebagai berikut,
  • Pelabuhan Kalianget, jalur ini merupakan jalur penyebrangan yang paling digemari bilamana ingin berkunjung ke Gili Labak.
  • Pelabuhan Gersik Putih, pelabuhan rakyat ini berjarak sekitar 2 Km dari Pelabuhan Kalianget, sehingga sering menjadi pilihan opsi yang dipilih bila penyebrangan dari Kalianget sedang ramai pengunjung. 
  • Desa Lobuk, dimana di desa ini terdapat sebuah dermaga kecil yang dapat digunakan jika ingin menyebrang ke Gili Labak. Dimana penyebrangan melalui rute ini mulai ramai intensitasnya, pasalnya para wisatawan sengaja memilih pasalnya karena desa ini lebih dekat jika dibanding Kalianget.
  • Desa Kobang, untuk jalur ini kerap dijadikan pilihan untuk menyebrang dikarenakan meskipun jalur darat yang ditempuh lebih jauh dari Klianget, namun perjalanan lautnya paling singkat. Pasalnya desa ini yang paling dekat lokasinya dari Gili Labak, yang secara otomatis dapat meminimalis buged penyebrangan.
Untuk rata-rata biaya menyewa perahu yang akan digunakan berkisar Rp. 350.000/kapal dengan kapasitas hingga 15 orang. Semua perahu yang melayani penyebrangan ke Gili Labak memang secara umum bukanlah sebuah perahu speedboat, melainkan sebuah kapal fery tradisional dan juga perahu nelayan namun dengan ukuran yang lebih besar dan sudah dimodifikasi. Agar lebih meminimalis budeg kamu dapat datang dengan jumlah rombongan, sehingga besar biaya dapat dibagi secara bersama. Perihal biaya tersebut pun sewaktu-waktu dapat berubah, maka dibutuhkan kemampuan kamu dalam hal tawar menawar. Namun seperti dalam penjelasan diawal yang menuturkan bahwasanya dewasa ini, sudah banyak terdapat jasa travel yang dapat memudahkan kamu. Bila kamu tak ingin repot, kamu dapat berlibur ke Gili Labak dengan menggunakan jasa seorang kenalan travel "The Journesia", dimana kamu dapat mengakses web resminya di www(dot)thejournesia(dot)com atau kontak via telepon dengan nomor 085335494322. Untuk perihal biaya tergantung fasilitas dan lama menginap di Gili Labak, kamu dapat konfirmasi terlebih dahulu di nomor tersebut.

pelabuhan kalianget
suasana di Pelabuhan Kalianget di pagi hari
Apakah kamu tau sejarah Gili Labak? sebelum dikenal dengan nama itu, pulau ini oleh masyarakat sekitar di sebut dengan "Pulau Tikus". Menurut penuturan warga, dahulu dipulau tersebut banyak terdapat sarang tikus, sehingga para warga menyebutnya dengan demikian. Luas Gili Labak hanya sekitar 5 hektar saja dan hanya butuh waktu sekitar 30-40 menit untk memutari pulau seutuhnya. Pulau Gili Labak bukanlah sebuah pulau tak berpenghuni, dimana pulau cantik ini dihuni sekitar 35 kepala keluarga yang notabene berprofesi sebagai nelayan.

pulau gili labak
view Gili Labak

jernih perairan gili labak
jernihnya perairan Gili Labak

foto ria
diatas pasir halus khas Gili Labak
konservasi terumbu karang
spot konservasi terumbu karang
suasana gili labak
suasana pantai Gili Labak
Bagi kamu para wisatawan, berlibur di Gili Labak memang belum dilengkapi dengan sarana dan fasilitas yang lengkap. Dimana hanya terdapat fasilitas toilet, gazebo, musholah, warung dan penginapan berupa homestay saja. Untuk bermalam sebetulnya kamu dapat menggunakan opsi lain, jika ingin merasakan sensai yang berbeda cobalah untuk berkemah di tepi Pantai Gili Labak. Suasananya yang nyaman dan tenang, seakan menjadi moment berharga. Sebelum lanjut kamu pun bisa membaca tentang camping di Pulau Oar Pandeglang dan Pantai Greweng Jogja.

Bagi kamu penggemar snorkeling dan diving, cobalah datang dan mencoba perairan bawah laut Gili Laba. Terdapat berbagai aneka terumbu karang dan biota laut, masih sangat terjaga di dalam perairannya. Tak perlu menyelam hingga dalam, cukup sekitar 1-2 meter saja, kamu sudah dapat menemukan berbagai jenis kawanan ikan. Untuk snorkeling equipment, kamu dapat menyewanya dengan biaya sekitar Rp. 25.000. Namun untuk peralatan diving, kamu harus membawanya sendiri. Pasalnya di Gili Labak belum ada Diving Canter.

snorkeling
byurrrr....

terumbu karang
aneka terumbu karang

nemo
ini nih sang ikon film kartunnya Disney

with the nemo
dia Nemo dan gue bukan Dori

selfie
ceklikkk...

sunset di gili labak
sunset moment at Gili Labak
Mengingat begitu besarnya potensi wisata di Gili Labak, maka tak salah memang jika memasukkan nama pulau mungil ini dalam tempat wisata di Sumenep yang rekomended untuk dikunjungi. Namun perlu adanya dukungan dan tindak nyata dari Pemprov dan Dinas Pariwisata setempat agar wisata Gili Labak dapat berkembang, sehingga dapat bersaing dengan beberapa nama-nama besar tempat pariwisata di Indonesia.

*Tips
  • Hati-hati di Terminal Bungurasih, karena terdapat banyak calo yang sering menipu para penumpang.
  • Bila kamu menyebrang via Pelabuhan Kali anget usahakan datang minimal jam 06.00 pagi agar tak tertinggal.
  • Pada Gili Labak, tak terdapat sumber air tawar.
  • Bila ingin berkemah siapkan dengan baik segala peralatan, bahan logistik seperti bahan makanan dan air minum. Agar tak berat kamu bisa membeli air mineral berukuran galon di Gili Labak.
  • Sumber listrik hanya dipasok sedikit, sehingga umumnya listrik hanya akan dinyalakan di malam hari.
Berdiri dipantai Gili Labak membuat perhatian tertuju atas perjalanan hidup selama ini. Tersadar dalam benak pikiran, bahwasanya sering kali diri ini masih belum juga puas atas apa yang telah dicapai. Sejogjanya melihat kehidupan para warga Gili Labak yang penuh kesederhanaan namun tetap penuh kebahagiaan. Ya, memang disetiap diri manusia tentulah pasti akan ada rasa yang ingin selalu lebih dan lebih. Oleh karena itulah perlu adanya sebuah prinsip hidup dan agama sebagai pedoman kuat. Berkaca terhadap rasa SENANG atau SUSAH adalah pilihan anda, dan apapun yang kamu pilih maka itulah yang akan kamu dapatkan. Tau kah kamu, bahwa intisari dari setiap perjalanan adalah perjalan itu sendiri. Maka percayalah terkadang hidup membutuhkan pengalaman untuk memahami kehidupan.

Kamu dapat pula membaca tentang 4 Tempat Wisata Lumajang Terfavorit dan Kampung Adat Tarung Sumba Barat.

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal liputan terfavorit wisata pulau Gili Labak tempat wisata di Madura. Semoga dari semua informasinya dapat diterima dan menambah wawasan bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.

Selasa, 03 Januari 2017

Info Terfavorit Pulau Cubadak Island Tempat Wisata Di Padang Sumatera Barat

Pulau Cubadak memang masih terdengar belum cukup familiar ditelinga para penggila traveler. Pulau mungil ini memang memiliki segalanya sehingga layak untuk disebut sebagai salah satu surga bahari Indonesia. Dengan ekosistem pulau yang masih sangat terjaga dan alam bawah lautnya yang tak perlu dipertanyakan lagi, membuat banyak para wisatawan penasaran ingin merasakan seperti apa wisata di Pulau Cubadak ini.

Lokasi Pulau Cubadak terletak di Pesisir Selatan, Painan, Sumatera Barat. Dengan luas yang hanya sekitar 40 km persegi ini, tersimpan begitu banyak potensi yang layak untuk dikunjungi. Panorama Pantai Cubadak memiliki pasir yang bersih nan halus seakan menambah cantik pulau ini. Sebetulnya nama pulau ini memang lebih populer di luar negeri, ketimbang di Indonesia. Mengapa demikian? nanti saya akan mencoba menjelaskannya secara detail. 

Kota Padang selain memang sudah di akui perihal kulinernya, ternyata juga masih menyimpan potensi lainnya berupa bentang alam yang mempesona. Beberapa nama tempat wisata di Padang pun tak bisa dipandang sebelah mata, seperti halnya yang mungkin sudah kalian ketahui contohnya Pulau Pasumpahan, Pulau Sikuai, Pulau Pagang dan masih banyak lagi. Bagi kamu yang butuh opsi pilihan tempat wisata di Sumatera Barat, ada baiknya kamu coba untuk datang berkunjung ke Pulau Cubadak. Berikut adalah alasan mengapa kamu harus datang ke pulau cantik ini.

Pada sore hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal info terfavorit Pulau Cubadak Island tempat wisata di Padang Sumatera Barat. Semoga kiranya dapat membantu dan bermanfaat bagi kamu ataupun para pembaca lainnya yang ingin berkunjung ke tempat ini.
pulau cubadak
Welcome to Cubadak Island
Untuk gambaran awal, nama "Cubadak" dalam bahasa minang berarti "Buah Nangka" dan menurut penuturan para warga sekitar konon dahulu Pulau Cubadak ini adalah kawasan kawah, sehingga kekayaan bawah lautnya begitu melimpah. Aneka jenis terumbu karang dan biota laut sangat mudah ditemukan. Oleh karena itulah banyak para penyelam dunia datang mengunjungi surga bahari ini. Pulau Cubadak sendiri terletak tersembunyi di teluk, sehingga membuatnya aman dari kencangnya angin dan kuatnya arus dari Samudera Hindia. Karena itulah perairan pulau ini sangat tenang dan kamu pun dapat aman menikmati pantainya. Dengan panorama alamnya yang indah, mampu menyedot banyak minat para wisatawan mancanegra. Bahkan wisatawan asal German, pernah membuat sebuah film dokumenter tentang segala keindahannya. Sehingga berawal dari film tersebut, banyak media cetak internasional berdatangan ingin meliput Pulau Cubadak ini, berkat liputannya tersebut maka informasi tentang Pulau Cubadak ini secara cepat menyebar diberbagai negara. Alhasil maka nama Pulau Cubadak Sumbar pun lebih populer di luar negeri, daripada di tanah air.

suasana pantai pulau cubadak
suasana di Pantai Pulau Cubadak
Pulau Cubadak walaupun kecil namun bukanlah sebuah pulau tak berpenghuni. Pasalnya pulau ini telah dilengkapi dengan fasilitas resort bernama "Cubadak Paradiso Village" yang dikelola oleh dua warga asing asal Itali dan German. Apakah kalian tau mengapa Pulau Cubadak ini dikelola oleh pihak asing? ya, saya akan mencoba menjelaskannya secara singkat. Berawal dari Pulau Cubadak yang dahulu masih hanya ditempati oleh beberapa warga lokal yang bermata pencarian sebagai nelayan, tak ada fasilitas apapun ditempat ini. Sampai akhirnya kedua warga asing ini datang dan membeli Pulau Cubadak ini. Bagaimana bisa sebuah pulau dalam kawasan NKRI dimiliki oleh pihak lain? ya, mungkin perlu adanya ranah hukum bila ingin membicarakannya dan itu bukanlah kuasa saya untuk membahasanya secara mendalam. Singkat cerita, ditangan kedua warga asing itulah, Pulau Cubadak disulap menjadi sebuah surga yang mampu bersaing ditengah banyaknya destinasi wisata kelas dunia. 

Namun memang cukup disayangkan, ditengah rasa bangga kita karena ternyata terdapat sebuah surga di perairan Indonesia, pernah terjadi sebuah peristiwa yang ikut mencoreng nama baik Pulau Cubadak. Pada 2014 silam, pernah terjadi sebuah peristiwa tegang antara kedua pemilik pulau dengan para warga sekitar. Pasalnya menurut penuturan warga, pihak pemilik secara arogan mengusir warga yang berada di kawasan Pulau Cubadak. Sontak saja hal tersebut menyulut amarah para warga, bagaikan api yang didekatkan pada minyak. Keadaan tegang dan hampir berakhir dengan kericuan berhasil diredam oleh pihak kepolisian dan beberapa tokoh masyarakat setempat. Pihak pemilik Pulau Cubadak berdalih ingin memberikan suasana esklusif dan private pada tamu Cubadak Resort. Namun ingin hati menjadi penengah suasana panas ini, pil pahit pun kembali diterima oleh Wakapolda yang menjabat kala itu, dimana ia pun sempat diusir oleh pemilik pulau ini. Ya, itulah secara singkat rangkuman cerita peristiwa kontroversial yang terjadi di Pulau Cubadak pada 3 tahun silam. Sebagai pendapat pribadi saya yang notabene hanyalah warga negara biasa, hal tersebut mungkin saja bisa terjadi ditempat mana pun, oleh karena itulah mengapa pihak Pemprov atau Dinas Pariwisata tak boleh memberikan kuasa mengelola tempat wisata pada pihak swasta secara 100%, terlebih bilamana menjual pulau. Dari kisah diatas, sejogjanya dapat dipetik pelajaran dan hikmah untuk kita bersama.  Namun dewasa ini keadaan pun berubah, dimana para wisatawan lokal pun dapat perlakuan baik walaupun para wisatawan lokal tak menginap di resort. 

Perihal resort, bilamana kamu ingin bermalam di Pulau Cubadak terdapat beberapa macam type kamar yang dapat kamu gunakan. Untuk biaya menginap permalam memang cukup beragam tergantung type kamar dan juga asal wisatawan tersebut. Bila wisatawan asing harga yang dipatok berkisar sekitar Rp. 1.500.000/malam dan kemudian untuk wisatawan domestik sekitar Rp. 900.000/malam, namun untuk harga tersebut dapat sewaktu-waktu bisa berubah. Sebelum lanjut, kamu dapat juga membaca Pulau Ora, Maluku.

Cubadak Paradiso Village Resort
nyamannya suasana di Cubadak Paradiso Village Resort
Bagi kamu para pasangan muda, ada baiknya mencoba pengalaman berbulan madu di Pulau Cubadak, mengingat suasana asri dan nyaman dapat ditemui ditempat ini. Untuk keseruan di Pulau Cubadak, terdapat berbagai aktifitas seru yang dapat kamu lakukan. Mengexplore keindahaan bawah laut dengan snorkeling dan diving sudah pasti menjadi agenda wajib, namun kamu masih bisa menikmati fasilitas lain seperti bersepeda santai, berjemur dipantai, perahu kano, mengamati beberapa satwa endemik ataupun trekking menyusuri hutan dan bukit Pulau Cubadak. Namun untuk menyusuri hutan dan menaiki bukit, kamu diharuskan menggunakan jasa guide untuk memberikan rasa kenyamanan dan keamanan, mengingat masih terdapat berbagai satwa liar seperti monyet, rusa, babi dan lain-lainya. 

Bila kamu ingin datang berkunjung ke Pulau Cobadak, kamu dapat menggunakan jasa maskapai penerbaangan untuk menuju kota Padang. Setibanya di Padang, kamu dapat melanjutkan perjalanan darat untuk menuju Pantai Carocok dengan jarak tempuh 77 Km dan lama perjalanan sekitar 2 jam. Pada Pelabuhan Pantai Carocok kamu dapat menyewa speedboat untuk tiba di Pulau Cubadak. Perihal biaya penyebrangan berkisar sekiar Rp. 150.000/orang dengan lama penyebrangan sekitar 20 menit, tergantung kondisi keadaan laut.

*Tips
  • Bila ingin menginap, lebih baik booking terlebih dahulu melalui web resmi Cubadak Paradisso Village atau menelpon pada nomor yang tercantum.
  • Bila kamu tak ingin menginap, kamu pun masih dapat berkunjung dengan konfirmasi melalui via telepon terlebih dahulu.
  • Jika kamu bukan tamu resort, bila ingin berjalan di sekitar kawasan pantai, lebih baik ijin terlebih dahulu pada pihak pengelola.
  • Namun bila kamu tak ingin repot, kamu dapat menggunakan jasa travel lokal yang sudah banyak memberikan paket wisata Pulau Cubadak dengan harga yang kompetitif.
Melihat dari peristiwa kontrovesi pada Pulau Cubadak, memang disinilah dapat dijadikan contoh bahwasanya sangat penting tenggang rasa agar terciptanya suatu kerukunan. Bukan demi keuntungan pribadi atau segelintir pihak, namun untuk kepentingan bersama. Tak penting siapa yang salah dan siapa yang memulai, bilamana kita menghina dan merendahkan orang lain, percayalah bahwa itu sama saja menghina Sang PenciptaNya. Just Simple, Maka kelak kamu akan ada hukum karmanya.

Kamu dapat pula membaca tentang Pulau Banyak Aceh dan Pulau Moyo Sumbawa.

Demikian ulasan saya kali ini perihal info terfavorit Pulau Cubadak Island tempat wisata di Padang Sumatera Barat. Semoga dari semua informasinya dapat diterima dan menjadi sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya.

Jumat, 23 Desember 2016

Liburan Ke Wisata Gili Kedis Lombok | Panduan Lengkap Menuju Gili Kedis

Gili Kedis merupakan sebuah pulau kecil tak berpenghuni, memiliki bentang alam mempesona sehingga menjadi salah satu wisata di Lombok yang mulai naik daun. Kecil-kecil cabe rawit, ya mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan Pulau Gili Kedis. 

Memiliki alam yang belum banyak terjamah oleh tangan manusia, membuat suasananya masih sangat asri. Dengan pantai dan perairan jernihnya mampu membuat betah untuk berlama-lama di Gili Kedis. Beragam jenis terumbu karang tumbuh dengan sehat dan menjadi rumah bagi banyak ikan. Wisata Gili Kedis, memang memberikan pengalaman yang tak terlupakan kala berlibur. Selain karena memiliki potensi wisata, akses untuk menuju Gili Kedis pun terbilang cukup mudah.  

Lombok memang telah cukup populer, mengingat berbagai keindahan panorama alamnya yang mempesona. Selain memiliki tempat wisata di Lombok yang tak perlu dipertanyakan lagi, dewasa ini telah banyak bermunculan nama-lama gugusan pulau-pulau kecil atau yang biasa disebut dengan Gili. Mulai dari yang telah populer seperti Gili Trawangan, bahkan hingga Gili Nanggu yang mulai dilirik oleh banyak para wisatawan domestik maupun mancanegara. Tak terkecuali Gili Kedis, potensi wisatanya yang mampu membuat siapapun terpesona, sehingga eksistensian pulau mungil ini mulai diperhitungkan. Bagaimana tertarik berkunjung ke Gili Kedis? ada baiknya kamu simak terlebih dahulu panduan lengkapnya.

Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan secara detail perihal liburan ke wisata Gili Kedis Lombok atau panduan lengkap menuju Gili Kedis. Semoga dari segala informasi yang disajikan dapat bermanfaat bagi kamu atau para pembaca budiman sekalian.

welcome to gili kedis
welcome to Gili Kedis
Gili Kedis terletak di Sekotong Tengah, Lombok Barat atau tepatnya berdekatan dengan Gili Sudak, untuk menuju Gili Kedis sebenarnya dapat menggunakan dua opsi rute yakni melalui Pelabuhan Tawun, Sekotong atau melalui Pelabuhan Lembar, bagian barat Pulau Lombok. Dengan akses perjalanan sekitar 40 Km yang memakan waktu sekitar 1 jam  dari kota Mataram. Bila kamu memilih menggunakan akses rute Sekotong Lombok, sebagai titik start awal perjalanan, kamu dapat memulai dari kota Mataram, arahkan kendaraan kamu untuk menuju Pelabuhan Tawun dengan menggunakan rute melalui Jl. A Gede Ngurah - Jl. Prabu Pangkasari - Jl. Tengah Lopan - Jl. Rumak - Jl. Raya Lembar - Jl. Dato Kedaro (arah menuju ke Lembar) - Jl. Raya Sekotong - Pelabuhan Tawun. Setibanya di Pelabuhan, kamu dapat memarkirkan kendaraan kamu di pinggir pantai. Pelabuhan Tawun itu sendiri bukanlah seperti sebuah Pelabuhan/Dermaga, dimana hanya melainkan berupa pantai saja. Kamu dapat menyewa perahu kecil dengan kapasitas sekitar 6 orang dengan biaya berkisar antara Rp. 300.000 - Rp. 500.000 (include mengunjungi Gili Sudak - Gili Tangkong - Gili Nanggu). Untuk lama penyebrangan hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit, namun tergantung pula dengan kondisi lautan.

Sebelum tiba di Gili Kedis, biasanya para wisatawan akan dibawa terlebih dahulu menuju Gili Sudak, karena memang pulau ini adalah pulau yang paling dekat dengan daratan utama. Hamparan pasir putih dan pohon cemara tumbuh dengan begitu apik menghiasi pantai Gili Sudak. Biru dan jernih perairan Gili Sudak siap menyambut kedatangan para wisatawan. Umumnya mereka akan bersnorkeling ria terlebih dahulu, ya anggap saja sebagai pemanasan. Namun jangan keliru tentang Gili Sudak, dimana kekayaan bawah lautnya patut diancungkan jempol. Terdiri dari beragam jenis terumbu karang dan berbagai ikan dapat terlihat dengan jelas hingga jarak 15 meter. Bila kamu ingin bermalam di Gili Sudak, kamu dapat bermalam di Gili Sudak Resort. Dengan fasilitas yang cukup lengkap terdiri dari beberapa wahana permainan air seperti perahu kano dan lain-lainnya. Untuk biaya menginap permalam untuk kamar standart berkisar antara Rp. 500.000 - Rp. 600.000/malam.

gili sudak
suasana di Gili Sudak

Puas bermain di Gili Sudak, maka perjalanan akan dilanjutkan untuk menuju Gili Kedis dengan lama penyebrangan sekitar 10 menit. Tak terasa, nampak sebuah pulau mungil terlihat dari kejauhan itu lah wujud dari Gili Kedis. Tak cukup besar memang, dimana hanya cukup membutuhkan waktu sekitar 5-10 menit untuk memutari pulau tersebut. Pasir putih nan halus terbentang sepanjang garis pantai terlihat menyejukkan mata. Seperti dalam penjelasan di awal, bahwasanya Pulau Gili Kedis merupakan sebuah pulau tak berpenghuni. Tentu saja tak ada fasilitas penunjang apa pun ditempat ini, hanya terdapat dua buah saung yang bisa dipergunakan untuk beristarahat saja.

gili kedis
view dari Gili Kedis

Bagi kamu yang ingin bermalam di Gili Kedis, kamu dapat berkemah/camping di Gili Kedis. Dimana suasana damai dan tenang layaknya sedang berlibur di pulau pribadi. Dengan potensi alam yang begitu mempesona, pulau ini sering dijadikan sebagai salah satu tempat untuk bulan madu di Lombok bagi pasangan muda. Namun biasanya para pasangan tersebut hanya datang untuk one day trip saja. Perihal kecantikan baharinya, rasanya tak perlu panjang untuk menjelaskannya. Pasalnya dengan kehidupan bawah laut yang masih jarang tersentuh tangan manusia, sudah dapat dibayangkan bukan? menjadikan pengalam yang takkan terlupakan kala liburan di Gili Kedis.

Melihat segala potensi yang ada, maka tak salah memang jika halnya menjadikan Gili Sudak dan Gili Kedis sebagai alternatif wisata di Sekotong Lombok, mengingat saat ini pantai-pantai di Lombok sudah mulai ramai. Bilamana ingin kamu mencari suasana yang berbeda, maka kedua pulau cantik ini adalah jawaban terasional yang dapat saya rekomendasikan.

*Tips
  • Letak Pelabuhan Tawun berjarak sekitar 2 Km dari jalan utama, bila kamu bingung tanyakan saja pada warga sekitar.
  • Gunakan GPS pada smartphone untuk sebagai pegangan dalam perjalanan.
  • Usahakan datang ke Pelabuhan Tawun di pagi hari.
  • Bawalah powerbang yang cukup, pasalnya tak ada sarana listrik.
  • Bila ingin berkemah, siapkan dengan baik segala peralatan dan kebutuhan camping.
  • Bawalah bawah logistik bahan makanan dan air minum. 
  • Agar tak berat, kamu dapat membeli air mineral dalam kemasan galon di sekitar Pelabuhan Tawun.
  • Untuk snorkeling kamu dapat menyewa alat di sekitar Pelabuhan Tawun, tanyakan saja pada pemilik kapal yang akan kamu sewa.
  • Bawalah obat-obatan dan lotion anti nyamuk.
Berdiri memandang birunya perairan Gili Kedis, menjadi pengingat akan kebesaran Sang Khalik. Sungguh hebat dan sempurnanya ciptaanMu. Tuhan adalah sebuah zat maha adigdaya yang penuh dengan rasa kasih dan sayang. Namun cukup miris memang, melihat banyaknya manusia yang dengan lantangnya menyerukan ingin membela agama dan Tuhan. Menjadi tamparan bagi diri ini, melihat tingkah BODOH dan AROGANnya mereka. Sang Penguasa Bumi dan Langit, Tuhan Maha Esa bersifat penyayang. Mengapa kita yang notabennya adalah seorang mahkluk lemah, lupa akan perintahnya? Bijaklah dalam menentukan sikap agar kelak Indonesia tak menjadi seekor KERBAU yang mudah dipermainkan.

Kamu dapat membaca juga tentang Pulau Dodola 

Demikianlah ulasan saya perihal liburan ke wisata Gili Kedis Lombok atau panduan lengkap menuju Gili Kedis. Semoga dari semua informasi yang telah disampaikan dapat menjadi sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya.

Kamis, 22 Desember 2016

Panduan Lengkap Wisata Pulau Tidung Di Kepulauan Seribu Jakarta

Pulau Tidung merupakan salah satu nama pulau populer yang terdapat di kawasan Kepulauan Seribu Jakarta. Dengan akses dan rute jalan yang cukup mudah, sehingga tak mengherankan bilamana waktu libur tiba pulau ini akan diserbu para wisatawan dari daerah di sekitar Jakarta. Ditambah dengan biaya yang tergolong terjangkau banyak lapisan masyarakat, membuat nama Pulau Tidung menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta terfavorit bagi kaum urban.

Wisata Pulau Seribu memang tak pernah mengenal kehabisan cara untuk membuat siapapun kagum akan keindahannya. Memiliki deretan pulau-pulau yang tersebar, membuat potensi wisata tak pernah sepi pengunjung. Lihat saja contohnya pada Pelabuhan Muara Angke yang menjadi salah satu akses untuk menuju ke Pulau Seribu. Sejak pagi hari, pelabuhan ini sudah ramai dengan hiruk-pikuk para wisatawan yang ingin menyebrang. Besarnya animo masyarakat untuk dapat berlibur memang begitu tinggi, tak peduli musim penghujan atau tidak, para wisatawan akan tetap berdatangan. Lokasinya yang tak terlalu jauh menjadi faktor utama bagi kamu yang ingin membawa sanak keluarga untuk dapat merasakan liburan di Pulau Tidung.

Kepulauan Seribu memang memiliki banyak nama pulau yang banyak menjadi tujuan wisata terfavorit, diantaranya seperti Pulau Pramuka, Pulau Harapan, Pulau Bidadari, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung dan masih banyak lagi. Belum lagi beberapa nama pulau tak berpenghuni yang dewasa ini menjadi tujuan wisata alternatif untuk berlibur. Namun khusus dalam kesempatan kali ini, wisata Pulau Tidung akan menjadi sorotan utama dalam konten artikel berikut ini. Memiliki panorama alam yang indah serta sarana fasilitas yang cukup lengkap, membuat pulau ini menjadi lokasi sempurna untuk dapat menghabiskan waktu liburan. Penasaran akan potensi wisatanya? ada baiknya kamu simak terlebih dahulu panduan lengkapnya.

Pada malam hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal panduan lengkap wisata Pulau Tidung di Kepulauan Seribu Jakarta. Semoga dari segala informasi yang akan disampaikan nanti, dapat berguna dan bermanfaat bagi kamu ataupun para pembaca budiman dimanapun berada.

pulau tidung
jembatan cinta di Pulau Tidung
Pulau Tidung merupakan sebuah pulau berpenghuni, sehingga suasananya tak begitu jauh dengan perkampungan pada umumnya. Hanya saja yang membedakannya ialah letaknya yang berada di tengah lautan. Para warga masyarakat Pulau Tidung secara umum berprofesi sebagai nelayan, namun tak sedikit pula yang beralih profesi sebagai juru guide wisata ataupun travel wisata. Berbagai tawaran paket wisata liburan Pulau Tidung dapat kamu dapatkan secara mudah saat ini, dimana perihal biaya/buged dapat disesuaikan dengan keinginan kamu. Cukup mudah bukan? Mungkin hal ini pula lah yang mempengaruhi besarnya minat para wisatawan untuk dapat berwisata di Pulau Tidung.

Akses untuk menuju Pulau Tidung, dapat ditempuh melalui dua opsi yakni menggunakan kapal fery tradisional dari Pelabuhan Muara Angke ataupun menggunakan perahu speedboat dari Dermaga Marina Bay Ancol. Tentu saja hal tersebut memiliki perbedaan, misalnya perihal biaya/budeg, bila kamu menggunakan jasa travel maka secara otomatis akan mempengaruhi akumulasi biaya yang dikenakan oleh pihak travel tersebut. Selain hal tersebut, bilamana kamu menggunakan kapal fery tradisional, maka waktu tempuh yang diperlukan untuk menuju Pulau Tidung sekitar 3 jam perjalanan. Sedangkan bila menggunakan speedboat, maka diperlukan waktu sekitar 2.5 jam saja. Namun itu hanyalah sebuah estimasi saja, tetap kondisi laut lah yang memegang peranan penting dalam perjalanan laut.

pulau tidung
suasana di dermaga Pulau Tidung
Lokasi Pulau Tidung terletak di selatan kawasan Kepulauan Seribu atau tepatnya dekat dekat Pulau Pari. Pulau Tidung terbagi menjadi dua bagian yakni Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, yang dihubungkan dengan sebuah jembatan kayu yang membentang membelah lautan. Dimana terdapat sebuah spot lokasi bernama "Jembatan Cinta" yang dijadikan sebagai tempat untuk berkumpul bagi banyak para wisatawan untuk menghabiskan waktu di pulau cantik ini. Selain menjadi tempat untuk berkumpul, jembatan ini sering dijadikan pula spot untuk berfoto, dengan background Pulau Tidung Kecil dan warna perairan biru yang cukup jernih akan tertangkap oleh kamera sehingga akan menghasilkan foto yang cukup indah. Kemudian terdapat keseruan lainnya kala berada di jembatan ini, dimana kamu dapat mencoba sedikit memacu adrenalin dengan melompat dari atas lengkungan jembatan setinggi 10 meter.

Perihal untuk bermalam tak perlu khawatir, sudah banyak tersedia penginapan dengan berbagai fasilitas yang dapat kamu pilih, mulai dari penginapan standart hingga yang menyerupai sebuah cottage. Namun tentu saja memiliki harga yang berbeda, sesuai dengan fasilitas dan bentuk fisik ari bangunan penginapan tersebut. Bagi yang ingin menekan budeg, kamu dapat menyewa rumah warga, kamu dapat langsung bernegosiasi dengan pemilik rumah dan biasanya mereka akan membuka penawaran pertama berkisar antara Rp. 300.000-Rp. 500.000/malam untuk ukuran satu rumah. Ingin sedikit memiliki sensasi yang berbeda, kamu dapat pula mencoba berkemah di sekitar Pulau Tidung Kecil. Keseruan lainnya yang dapat dilakukan kala berlibur di Pulau Tidung ialah bermain beberapa jenis wahana air seperti banana boat, flying fish, donat boat, perahu kano hingga jetski. Selain itu masih terdapat pula outbound dan paintball, bersepeda santai, snorkeling dan memancing.

Berbagai keseruan dapat kamu lakukan di pulau cantik ini, terlebih bila kamu datang dalam jumlah rombongan. Tentu suasana yang akan didapat akan lebih terasa meriah, aneka kegiatan seru hingga acara BBQ dapat kamu lakukan di pulau ini. Sungguh pengalaman liburan yang selalu dirindukan di tengah padatnya rutinitas kehidupan metropolitan.

*Tips
  • Agar biaya lebih minimalis, sebaiknya kamu datang dengan jumlah rombongan.
  • Jangan terlambat datang di Pelabuhan Muara Angke, pasalnya kapal fery tradisional akan berangkat pada pukul 08.00 pagi.
  • Bila ingin backpaker, jangan ragu untuk bertanya perihal penginapan pada warga sekitar.
  • Bagi kamu yang ingin berkemah/camping di Pulau Tidung Kecil bawalah lotion anti nyamuk.
  • Berkemahlah dengan jumlah orang yang banyak agar tak terasa seram, pasalnya mengingat keadaan di Pulau Tidung Kecil yang tak berpenghuni dan keadaan hutannya yang agak lebat. Selain itu terdapat makam bagi para warga Pulau Tidung yang wafat, sehingga kesan seram menyelimuti kawasan ini. 
Kamu dapat juga membaca tentang Pulau Melinjo

Berlibur di Pulau Tidung dan melewatkan waktu bersama para orang terkasih membuat suasana lebih terasa menyenangkan. Dengan canda dan tawa menghiasi sepanjang hari, membuat diri ini terbebas akan beban kehidupan sehari-hari. Berlibur seyogyanya tak perlu membutuhkan biaya yang besar, dengan biaya yang minim pun akan terasa menyenangkan. Terlebih kebahagiaan itu bersifat abstrak dan hanya dapat dirasakan dalam hati. Banyak orang BODOH yang mencari dengan susah payah untuk hanya sekedar mendapatkan kebahagiaan. Kebahagiaan bukan berarti tercermin dalam segi finansial saja, melainkan kebahagiaan berasal dari hati yang tulus, tanpa dibuat-buat dan mengalir apa adanya.

Rabu, 21 Desember 2016

Menuju Ke Wisata Pulau Dodola Di Pulau Morotai Maluku

Pulau Dodola mungkin ada beberapa dari kamu yang masih merasa asing bukan? ya, terang saja memang pulau unik ini terbilang masih kurang promosi dan banyaknya informasi yang tersedia terkait Pulau Dodola ini. Cukup sayang memang mengingat sejuta potensi wisata yang terdapat ditempat ini.

Terletak di Pulau Morotai yang notabene termasuk dalam salah satu provinsi di Maluku Utara. Pulau Morotai bukan hanya dinobatkan sebagai pulau utara pada wilayah Indonesia, sehingga dipercaya masih menyimpah panorama alam yang belum banyak terjamah tangan manusia. Mengingat akan hal tersebut, rasanya sangat pantaslah jikalau pada kesempatan kali ini untuk mengulas tentang wisata Pulau Morotai. Salah satu tujuan wisata yang cukup populer di Morotai ialah wisata Pulau Dodola. Bagaimana tidak memiliki panorama alam akan pantainya membuat siapapun kagum. Untuk bawah lautnya, rasanya tak perlu dipertanyakan lagi. Penasaran dengan suasananya? kamu dapat membaca selengkapnya dalam konten artikel bawah ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas secara detail perihal menuju ke wisata Pulau Dodola di Pulau Morotai Maluku. Semoga dari informasi yang telah disampaikan dapat berguna bagi kamu ataupun para pembaca budiman dimanapun anda berada.

Pulau Dodola
welcome to Dodolan Island
Kecantikan dan keunikan Pulau Dodola memang mampu membuat bibir siapapun berdecap kagum. Letak strategis yang terbilang cukup jauh dari daratan utama, seakan membuat pulau ini terlindungi. Perairan jernih dan degradasi warnanya terlihat sejauh mata memandang. Daya tarik utama Pulau Dodola terdapat pada pantainya, dimana untuk Pantai Dodola memiliki warna pasir putih terbentang sepanjang garis pulau. Sebenarnya Pulau Doodola terdiri dari dua bagian yaitu Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Uniknya kedua bagian pulau ini dihubungkan dengan pasir pantai yang berbentuk layaknya sebuah jembatan. Jembatan pasir tersebut akan nampak jelas terlebih bila keadaan surut. Bayangkan kamu dapat menyebrang melewati jembatan pasir selama 10 menit untuk menyebrang pulau, yang di pisahkan periaran biru terlihat begitu menyenangkan. Punya hobi berfoto? puaskan hobi tersebut di tempat ini.

Pulau Dodola
suasana dermaga Pulau Dodola

Pulau Dodola
menyebrang ke Pulau Dodola Kecil
Seperti dalam penjelasan diawal, menjelaskan tentang kehidupan bawah laut Pulau Dodola. Memiliki terumbu karang yang masih terjaga dengan baik dan kekayaan berbagai jenis ikan beraneka ragam. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terdapatnya kurang lebih sekitar 13 spot penyelaman tersebar sepanjang kawasan bahari Pulau Dodola. Dalam beberapa spot diving Pulau Dodola terdapat lokasi karamnya pesawat udara dan kapal perang yang karam. Tak mengherankan memang, pasalnya pada perairan inilah salah satu lokasi pada Perang Dunia ke 2 antara Jepang dengan pihak Sekutu. Penasaran akan keindahannya? cobalah untuk diving menyelami perairannya, maka kamu akan mendapatkan jawabannya.

Ingin berkunjung dan merasakan liburan di Pulau Dodola, kamu dapat datang terlebih dahulu ke Pulau Morotai. Dari domisili kamu saat ini, kamu menuju Ternate, lalu kamu dapat terbang menuju Pulau Morotai dengan sekitar 45 menit penerbangan. Setibanya di Morotai, kamu dapat menuju pelabuhan yang terdapat di kota Daruba. Kemudian menyebrang menggunakan speedboat selama 30 menit untuk tiba di Pulau Dodola. Untuk menyewa speedboat memang harga yang ditawarkan cukup mahal berkisar antara Rp. 500.000-Rp. 1.000.000, namun tak perlu khawatir, jika kamu datang dalam jumlah rombongan, tentu biaya tersebut dapat dibagi bersama. Dikarenakan kamu menyewa speedboat, kamu dapat mengunjungi beberapa pulau-pulau kecil disekitar perairan Pulau Dodola. Untuk perihal opasi lainnya, kamu dapat menggunakan perahu kecil yang biasa disebut "Katinting" oleh masyarakat sekitar. Untuk menyebrang menggunakan katining, kamu hanya akan dikenakan biaya sekitar Rp. 300.000. Dengan akses yang mudah, maka tak heran jikalau Pulau Dodola menjadi salah satu tujuan tempat wisata di Pulau Morotai terfavorit. Kamu dapat membaca juga tentang tempat wisata terbaik di Ternate lainnya seperti Wisata Pantai Sulamadaha.

Letaknya yang strategis di bagian barat Pulau Morotai, membuat Pulau Dodola menjadi lokasi terbaik bilamana ingin menikmati moment sunrise terbaik. Cahaya sang fajar terlihat sempurna menyinari langit Pulau Dodola. Cukup romandis bukan? memang banyak wisatawan beranggapan Pulau Dodola sangat pas menjadi tujuan untuk berbulan madu/honeymoon. Ingin bermalam di pulau cantik ini? tak perlu khawatir. Dimana pihak pemerintah telah bekerja sama dengan pihak swasta untuk pengelola Pulau Dodola, tersedia beberapa bangunan cottage yang dapat kamu sewa dengan biaya yang terbilang terjangkau. Dimana harga perkamar bervariatif antara Rp. 300.000-Rp. 500.000/malam. Perihal fasilitasnya terbilang cukup lengkap, ditambah terdapat beberapa uniut jetski yang dapat disewa. Ingin merasakan sensasi lain? kamu dapat pula puaskan hobi outdoor kamu dengan berkemah/camping di sekitar pantai Pulau Dodola. Pastinya akan merasakan pengalaman liburan yang tak terlupakan, kala berada di pulau ini.
*Tips
  • Dikarenakan pulau tak berpenghuni, maka untuk listrik pun belum tersedia. 
  • Bawalah lotion anti nyamuk.
  • Untuk dapat menginap di cottage, kamu diharuskan memboking terlebih dahulu dengan menghubungi pihak Kantor Dinas Pariwisata yang terletak di kota Daruba.
Melihat segala keindahan yang tersaji dalam Pulau Dodola, membuat siapun terkagum dengan potensi wisata tempat ini. Bermain, berkeliling dan bersenang-senang sepanjang waktu di pulau tak berpenghuni ini, seakan menjadi layaknya pulau pribadi.

Berdiri dibibir pantai melihat panorama alam indah, membuat diri ini merasa kecil dan mengucap syukur atas segala kharunia dalam hidup. Jika dalam hidup ada harapan yang selalu berjalan sesuai dengan rencana, maka kita tak akan pernah belajar bahwa kecewa lah yang akan menguatkan diri kita. Kemudian jika kita gagal, kita bisa belajar dan memahami apa yang sebetulnya tak berjalan dengan benar. Kegagalan memberi peluang untuk kita mencoba cara-cara baru yang berbeda dan justru itulah yang membuat kita berkembang.

Kamu dapat membaca pula tentang Pantai Ora

Demikianlah ulasan saya perihal menuju ke wisata Pulau Dodola di Pulau Morotai Maluku. Semoga dari apa yang telah disampaikan dengan sepenuh hati ini, dapat membantu dan dijadikan sebagai sumber referensi bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya.

Sabtu, 17 Desember 2016

Wisata Ke Pulau Harapan | Pulau Kelapa Di Kepulauan Seribu Jakarta

Pulau Harapan memang sudah cukup populer bagi kamu para warga Jakarta dan sekitarnya. Namun bagi yang berdomisili di luar Jakarta, mungkin masih cukup asing mendengarnya. Satu lagi pulau cantik selain Pulau Pari ataupun Pulau Tidung, yaitu Pulau Harapan. Pulau Harapan itu sendiri berada di kawasan wisata Kepulauan Seribu yang terletak di Jakarta Utara. Keindahan dan berjuta keseruan dapat kamu lakukan kala berlibur ke pulau ini.

Wisata ke Pulau Harapan memang memberikan pengalaman seru, dimana memiliki beberapa gugusan pulau lain disekitar yang memiliki alam asri dan perairan yang masih terjaga. Sehingga para wisatawan dapat puas menikmati pengalaman berwisata bahari di kawasan ini. Pulau Harapan merupakan sebuah pulau yang cukup luas, terlebih pulau ini sudah sejak lama memiliki akses jalan yang menghubungkan dengan pulau tetangga yaitu Pulau Kelapa, sehingga sepintas pulau ini menjadi satu kesatuan. Kedua pulau ini adalah pulau berpenghuni, dengan ramah tamah para warga membuat kamu akan merasa betah berlama-lama menghabiskan waktu liburan kamu di tempat ini.

Selain keindahannya, ternyata Pulau Harapan juga dijadikan sebagai tempat transit bagi para wisatawan yang ingin melanjutkan ke beberapa pulau sekitar, seperti Pulau Bira, Pulau Macan, Pulau Papatheo, Pulau Melinjo, Pulau Opak dan masih banyak lagi. Mengingat akan fungsinya sebagai lokasi transit, membuat Pulau Harapan/Pulau Kelapa selalu ramai diserbu para wisatawan. Bagaimana penasaran dengan hal apa saja yang ada di pulau cantik ini? kamu dapat simak ulasan dalam konten artikel kali ini.

Pada siang hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal wisata ke Pulau Harapan atau Pulau Kelapa di Kepulauan Seribu Jakarta. Semoga kiranya dapat diterima dan semua informasinya dapat dijadikan sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman dimana pun anda berada.
welcome to pulau harapan
welcome to Pulau Harapan

Pulau Harapan merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di kecamatan Kepulauan Seribu yang memiliki panorama alam yang begitu menawan. Tak heran jikalau, banyak orang menjadikannya sebagai salah satu tempat wisata favorit di Jakarta. Dengan memiliki segudang potensi wisata dengan pasir pantai kecokelatan dan perairan yang cukup jernih menjadikan Pulau Harapan sebagai lokasi berenang/snorkeling terbaik di kawasan Pulau Seribu. Mengingat akan segala keindahannya, maka begitu banyak perusahaan travel yang menawarkan jasanya untuk mengamodasikan para wisatawan untuk dapat berlibur di Pulau Harapan.

Bagaimana untuk dapat mengunjungi Pulau Harapan? sebetulnya sama seperti halnya kamu ingin mengunjungi pulau-pulau lainnya di Pulau Seribu, kamu diharuskan menyebrang dari Pelabuhan Muara Angke menggunakan kapal fery tradisional dengan biaya sekitar Rp. 55.000/orang. Perihal lama penyebrangan memang terbilang cukup menyita waktu, pasalnya menuju Pulau Harapan yang notabene berada cukup jauh, sehingga membutuhkan sekitar 3 jam perjalanan laut untuk sampai di pulau ini. Dimana biasanya kapal fery tradisional akan berangkat dari Muara Angke sekitar pukul 08.00 WIB dan tiba di Pulau Harapan di siang hari sekitar pukul 11.00 WIB.

suasana dermaga pulau harapan
suasana dermaga di Pulau Harapan

Seperti dalam penjelasan sebelumnya yang menyatakan bahwasanya Pulau Harapan merupakan sebuah pulau berpenghuni yang terdiri dari 4 RW dan 11 RT dalam satu kelurahan. Secara umum para warga yang berprofesi sebagai nelayan, hidup dengan rukun tanpa pusing harus memikirkan banyak tuntutan kehidupan layaknya masyarakat urban di perkotaan. Hiruk pikuk dan lalu lalang para warga sekitar menjadi pemandangan yang menyenangkan kala berada di pulau ini. Sebagai pulau yang memiliki warga cukup banyak, Pemerintah kota Jakarta sudah memberikan berbagai fasilitas pendukung guna mempermudah para warganya, seperti contohnya sudah memiliki fasilitas puskesmas, sekolah dasar, pos polisi hingga pemakamam umum di pulau tersebut.

di pulau harapan
tiba di Pulau Harapan
tiba di pulau harapan
foto dulu
prasasti pulau harapan
prasasti Pulau Harapan
Bukan rahasia umum, bilamana dewasa ini telah banyak bermunculan perusahaan travel yang menyediakan beragam pilihan paket tour wisata Pulau Harapan. Banyaknya dari travel tersebut yang memberikan berbagai pilihan liburan kian mempermudah banyak wisatawan untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang menarik. Seperti halnya seorang teman warga Pulau Kelapa (Bang Olit-087786302793) yang sering menjadi langganan saya bilamana ingin berlibur di Pulau Seribu, kamu pun dapat menggunakan jasanya untuk mengatur segala keperluan kamu selama berada di Pulau Harapan/Pulau Kelapa. Perihal biaya biasanya harga paket tour Pulau Seribu berkisar sekitar Rp. 250.000-Rp. 350.000/orang, tergantung paketnya dan berapa lama waktunya. Namun bilamana kamu yang ingin camping di pulau-pulau tak berpenghuni disekitar Pulau Harapan, kamu hanya cukup menyewa sebuah kapal nelayan saja dengan kisaran harga sekitar Rp. 350.000-Rp. 400.000 tergantung jarak pulau yang dituju. 

Pulau Harapan memang memiliki perairan yang cukup jernih, dimana terdapat beberapa spot untuk snorkeling. Bagi kamu yang gemar dengan snorkeling, rasanya wajib untuk dapat merasakan sensai berenang di bawah laut Pulau Harapan. Pasalnya dengan memiliki perairan berkategori dangkal dan terdapat beragam jenis ikan serta terumbu karang yang masih terjaga. Tak perlu berenang jauh, bahkan cukup disekitar bibir pantai saja, kamu sudah dapat menemui beragam jenis ikan berwarna-warni. Sungguh menyenangkan bukan? Perihal snorkeling equipment, kamu hanya cukup menyewa dengan biaya sekitar Rp. 35.000/orang (snorkle, pelampung dan fin). Cukup terjangkau bukan? Selain keseruan tersebut, masih terdapat pula keseruan lainnya seperti berkeliling pulau dengan sepeda, ataupun memancing. Perihal tempat untuk bermalam, tak perlu kamu khawatir, sudah banyak tersedia homestay yang telah disediakan oleh warga yang dapat kamu sewa dengan harga yang terjangkau. Sungguh pengalaman menyenangkan dapat berlibur dengan buged yang bersahabat dengan isi dompet.

keliling pulau sekitar
ayo berangkat snorkeling!
jernihnya pulau harapan
jernihnya perairan Pulau Harapan
ikan di pulau harapan
ikan yang berlimpah
Melihat segala potensi wisata, maka tak salah memang memasukkan nama Pulau Harapan dalam list pulau favorit di Kepulauan Seribu. Berjuta keidahan alam yang tersaji akan mampu membuat siapapun untuk berlama-lama di Pulau Harapan. Dengan jarak yang tak terlalu jauh dari pusat ibukota Jakarta, membuat Pulau Seribu mudah untuk diakses siapapun, mungkin salah satu faktor inilah yang membuat Pulau Seribu selalu ramai diserbu. 

*Tips
  • Bagi kalian yang menggunakan hp, hanya tersedia jaringan untuk XL, Simpati dan M3 saja.
  • Usahakan jangan terlambat untuk jam keberangkatan dari Muara Angke, kemudian untuk kapal pulang dari Pulau Harapan berangkat sekitar siang hari pukul 10.00 WIB.
Berdiri di tepi pantai Pulau Harapan dan melihat laut luas dengan degradasi warna indahnya, membuat diri ini sungguh takjub akan kebesaran Sang Pencipta, sungguh indah ciptaanMu. Namun masih pantaskan diri ini yang kurang bersyukur, dapat mengaku sebagai hambaMu. Cukup miris memang, jika melihat banyak manusia yang kurang pandai berkaca diri dan bersyukur, namun dengan sifat Pengasih dan PenyayangMu, Tuhan kau masih saja memaafkan kami sang makhluk yang lemah ini. Berkaca pada lautan, terbesit pula cerminan akan kehidupan. Mengutip perkataan dari seorang Buya Hamka "Kehidupan layaknya seperti lautan, orang yang tidak berhati-hati dalam mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, maka karamlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang di tengah samudera yang luas dan tiada akan pernah ia mencapai tanah tepian". Dari perkataan beliau dapat dipahami, bahwasanya dalam hidup seyogyanya dapat berhati-hati dalam menentukan sikap dan langkah, guna tenang dalam melangkah di kehidupan fana ini.

Demikian ulasan saya kali ini perihal wisata ke Pulau Harapan atau Pulau Kelapa di Kepulauan Seribu Jakarta. Semoga apa yang telah disampaikan dapat berguna dan bermanfaat bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya, yang ingin mengunjungi pulau indah ini.

Selasa, 13 Desember 2016

Wisata Camping ke Pulau Opak di Pulau Seribu | Kepulauan Seribu

Pulau Opak memang cukup lucu dan unik mendengar nama pulau yang satu ini. Teringat akan sebuah makanan sejenis kerupuk, berbahan utama yang terbuat dari tepung beras. Apakah ada hubungannya dari makanan opak tersebut dengan pulau cantik ini, sehingga namanya hampir serupa? Memang hingga saat ini belum dapat diketahui secara pasti, mengapa pulau ini dinamakan demikian.

Seperti yang telah diketahui, bahwasanya kawasan Pulau Seribu memang terdiri dari gugusan pulau-pulau cantik yang memiliki banyak potensi wisata. Terdiri dari beberapa pulau berpenghuni hingga yang tak berpenghuni, seakan semua pulau-pulau tersebut memberikan pengalaman berlibur yang berbeda-beda. Terletak tak jauh dari pusat ibukota, membuat Kepulauan Seribu banyak diserbu para wisatawan kala waktu libur tiba. Beberapa nama pulau yang sudah cukup populer seperti Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Perak, Pulau Harapan, Pulau Kelapa dan lain-lainnya, menjadi tempat wisata murah meriah bagi para warga Jakarta dan sekitarnya.

Tempat Wisata di Jakarta yang satu ini memang mempunyai daya tarik tersendiri, bukan hanya dari sederet nama-nama pulau berpenghuni diatas, namun nyatanya bagi yang mempunyai kegemaran akan kegiatan outdoor sangat cocok bila datang berkunjung. Dimana kamu dapat merasakan berkemah di sebuah pulau yang tak berpenghuni, seakan menjadi pulau pribadi saja. Kamu dapat memilih secara bebas hamparan pulau yang menjadi tujuan wisata kamu. Sungguh seru bukan? Seperti halnya saya yang memilih Pulau Opak sebagai lokasi berkemah kali ini. Penasaran akan keseruannya, kamu dapat simak dalam konten artikel saya berikut ini.

Pada pagi hari ini saya akan mencoba memaparkan secara detail perihal wisata camping ke Pulau Opak di Pulau Seribu atau Kepulauan Seribu. Semoga dari informasinya dapat diterima dan bermanfaat bagi kamu dan para pembaca budiman dimanapun kamu berada.

pulau opak
welcome to Opak Island

Tepat pada 11/12/2016 secara kebetulan saya dan beberapa kerabat yang ingin berlibur di pulau seribu, maka kami sepakat untuk berangkat sedari pukul 05.00 WIB pagi hari untuk menuju Muara Angke. Untuk dapat melancong ke kawasan Pulau Seribu, kamu di haruskan menyebrang melalui pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Kemudian kamu dapat membeli tiket perahu tradisional dengan biaya sekitar Rp. 55.000/orang untuk menuju Pulau Harapan/Pulau Kelapa sebagai tempat transit. Untuk lama perjalanan dari Muara Angke menuju Pulau Harapan sekitar 3 jam perjalanan laut. Sebelum mengunjungi Pulau Opak memang kamu diharuskan untuk singgah terlebih dahulu di pulau tersebut. Setibanya di Pulau Harapan, kamu sudah disambut oleh para warga pulau yang menawarkan jasanya untuk mengantarkan kamu menuju pulau-pulau disekitar. Namun bila kamu tak ingin repot, kamu dapat menggunakan jasa kenalan saya bernama "Bang Olid-087786302793". Perihal biaya, kamu dapat langsung bernegosiasi dengan Bang Olid. Seperti halnya sewaktu camping di Pulau Melinjo, Bang Olid memang menjadi kawan langganan untuk berpetualang yang rekomended. Bila kamu bingung untuk memilih pulau apa, kamu dapat menanyakan pada beliau untuk tempat wisata camping di Pulau seribu. Beliau akan siap memberikan beberapa nama pulau-pulau rekomendasinya.

di pulau harapan
tiba di Pulau Harapan
Setelah mempersiapkan segala kebutuhan selama camping, maka siap sudah waktunya untuk melanjutkan menyebrang ke Pulau Opak, dengan estimasi waktu perjalanan dari Pulau Harapan sekitar 20 menit saja (tergantung kondisi laut). Letaknya yang tepat berhadapan dengan Pulau Harapan, sehingga tak butuh waktu yang lama. Dengan cekatan Bang Olid mengarahkan perahunya untuk membelah ombak, dari kejauhan terlihat sebuah pulau yang cukup besar dengan hamparan pasir pantai yang berwarna putih. Tak terasa waktu yang telah dilalui maka tibalah kami di Pulau Opak. 

Memiliki suasana yang masih asri dengan hamparan pasir putih yang mengelilingi pulau, kian mempercantik Pulau Opak. Dimana terdapat dibagian tengah pulau sebuah hutan dan beberapa tumbuhan bakau kian menambah eksotis pulau ini. Setelah menentukan lokasi yang akan digunakan untuk berkemah, maka kami sesegera mungkin mendirikan tenda dan mempersiapkan segalanya. Keseruan sudah di mulai sejak menginjakkan jemari kaki di Pulau Opak, saling canda gurau menjadi penghangat suasana camping kali ini. Jangan khawatir dengan binatang, pasalnya di Pulau Opak sangatlah aman. Tak terasa matahari mulai berada tepat di atas kepala, menjadi penanda sudah tiba waktu makan siang, dengan bahan makanan logistik yang telah dipersiapkan dengan baik, mulailah acara makan siang bersama di pulau eksotis ini. Kicauan burung-burung menjadi suara backsong alam yang menambah kesyahduan acara makan kali ini.

camping
bongkar muat untuk pasang tenda
camping ceria di pulau opak
camping di Pulau Opak
kumpul
mari merapat ayo kita kumpul
Selepas acara makan bersama, maka tibalah saat bermain. Ini adalah moment yang saya tunggu-tunggu sedari tadi. Pasalnya perairan Pulau Opak memang menjadi penggoda untuk sesegera mungkin dapat berenang merasakan keseruannya. Keringat dan lelah setelah perjalanan, dalam sekejab hilang berganti kesegaran berenang bersama para sahabat. Memiliki air yang tenang dan jernih serta keadaan bawah laut yang masih terjaga menjadi nilai lebih dari Pulau Opak. Bagi kamu yang gemar akan snorling, menghabiskan waktu di pulau ini sangatlah tepat. Pasalnya tak perlu jauh-jauh, cukup dari bibir pantai saja kamu sudah dapat menemukan berbagai jenis ikan berwarna-warni. Pulau Opak memiliki karakteristik perairan dangkal dengan arus relatif tenang, sehingga aman bagi kamu untuk bersnorkling ria. Selain itu, terdapat pula aneka terumbu karang berbagai bentuk yang menjadi rumah bagi banyak kawanan ikan, sungguh cantik bukan?

Selain snorkling, masih ada keseruan yang dapat kamu lakukan yaitu memancing. Khusus bagi penghobi mancing kamu dapat puaskan hobi tersebut dengan memancing dari bibir pantai. Tak perlu menunggu lama, dalam hitungan menit saja umpan langsung disambar ikan. Berbagai jenis ikan seperti ikan kakatua, ikan pasir hingga berbagai jenis ikan warna-warni dapat kamu pancing untuk tambahan bahan untuk makan malam nanti. Seru bukan?

snorkling di pulau opak
jebryurrrrr
mancing di pulau opak
yuk teriak "Mantabbbb"
keceriaan di pulau opak
serunya Pulau Opak
serunya pulau opak
selfie dulu yuk, ceklikkkk
bakar ikan
ikan laut yang berlimpah
Tak terasa malam hari mulai menjelang, dimana nilai tambah dari Pulau Opak ialah letak pulaunya yang memungkinkan untuk kamu dapat menikmati moment sunset dan sunrise dalam satu lokasi. Sehingga kian menjadi pelengkap liburan yang tak terlupakan. Terpaan sinar orange yang menerangi langit sore ini, terasa begitu syahdu dan menenangkan hati. Keceriaan di Pulau Opak masih belum habis, acara makan malam bersama menjadi agenda saya kali ini. Dengan ikan laut yang telah dibakar hasil memancing seharian, menambah lezat makan malam ini. Canda tawa serta bernyanyi menikmati setiap momentnya begitu menyenangkan. Akan tetapi, tiba-tiba awan cerah turun dan berganti dengan awan mendung. Betul saja, tiba-tiba cuaca yang tenang berganti seketika dengan angin yang cukup kencang dan disusul dengan hujan yang cukup deras. Berkumpul didalam tenda dan saling menghangatkan diri menjadi kegiatan malam ini. Memang agak disayangkan, moment malam yang terlewatkan. Namun hal tersebut termasuk lumrah, pasalnya keadaan cuaca yang sulit diprediksi menjelang pertengahan bulan Desember yang identik dengan curah hujan yang tinggi. Syukur alhamdulillah, tak terjadi apapun dan kami dapat beristirahat dengan tenang malam ini.

suasana malam di pulau opak
ayo kumpul
ikan bakar
bakar-bakar
Matahari dari ufuk barat mulai menampakkan diri, menjadi pengingat untuk terjaga dari tidur yang nyenyak. Menyiapkan diri untuk memulai aktifitas pagi ini dengan secangkir kopi hangat terasa nikmat. Kembali agenda liburan di wisata Pulau Opak ialah bermain air, kulit yang menghitam dan terbakar tak jadi soal. Kebahagiaan dan keceriaan masih tetap berlanjut, perut yang lapar mulai memanggil untuk makan. Sarapan yang telah disiapkan menjadi obat bagi perut ini. Waktu yang mulai siang, menjadi pengingat untuk saatnya kembali pulang. Puas berlibur dan merefreshkan pikiran dari penat kehidupan sehari-hari, dirasakan sangat tepat. Membuat ceria kembali hati ini dan tak salah memang untuk memilih Pulau Opak sebagai tujuan tempat wisata pulau di Pulau Seribu yang patut untuk dimasukkan dalam list liburan kamu.

*Tips
  • Usahakan datang pagi sekitar pukul 06.00 WIB di Pelabuhan Muara Angke, pasalnya kapal berangkat pada jam 08.00 WIB.
  • Bagi yang suka snorkeling sewa terlebih dahulu peralatan snorkeling di Pulau Harapan, dengan biaya sekitar Rp. 35.000/orang (pelampung, snorkle).
  • Untuk minum, kamu dapat membeli air mineral ukuran galon di Pulau Harapan dengan biaya sekitar Rp. 30.000/galon.
  • Hati-hati bila berenang, karena Pulau Opak termasuk perairan dangkal sehingga bisa saja kulit tergores karang. 
  • Untuk jam kepulangan dari Pulau Harapan menuju Muara Angke sekitar pukul 12.00 WIB. Usahakan jangan terlambat.

Duduk bersama menikmati sunset di Pulau Opak terasa spesial terlebih bilamana dengan para sahabat. Bicara tentang moment spesial adalah disaat kamu saling bertatapan dan tau apa yang kalian pikirkan dan akhirnya tertawa lepas. Karena teman itu seperti bintang, tak selalu nampak, namun selalu ada di hati. Sahabat akan selalu menghampiri bahkan disaat dunia menjauh, pasalnya persahabatan itu seperti mata dan tangan. Saat tangan terluka, maka mata akan menangis, dan saat mata menangis, akan ada tangan yang menghapusnya. Berkawanlah dengan orang yang lebih baik dari dari dirimu, pilihlah sahabat yang memiliki kepribadian yang lebih baik dari dirimu, maka kamu akan mencoba hal yang sama.

Kamu dapat pula membaca tentang Pulau Oar

Demikanlah ulasan saya kali ini tentang wisata camping ke Pulau Opak di Pulau Seribu atau Kepulauan Seribu. Semoga dari apa yang telah disampaikan dapat deijadikan sumber referensi tambahan bagi kamu dan para pembaca yang budiman sekalian.